Metode Pendidikan Kesehatan

Metode pendidikan individu
Metode ini bersifat individual digunakan untuk membina perilaku atau membina seseorang yang mulai tertarik untuk melakukan sesuatu perubahan perilaku.
Bentuk pendekatan ini antara lain:
1). Bimbingan dan penyuluhan (guidance dan councelling)
Dengan cara ini kontak antara keluarga dengan petugas lebih intensif. Klien dengan kesadaran dan penuh pengertian menerima perilaku tersebut.
2). Wawancara (interview)
Wawancara petugas dengan klien untuk menggali informasi, berminat atau
tidak, terhadap perubahan, untuk mengetahui apakah perilaku yang sudah
atau akan diadopsi itu mempunyai dasar pengertian atau dasar yang kuat.
2. Metode Pendidikan Kelompok
Metode tergantung dari besar sasaran kelompok serta pendidikan formal dari sasaran.
1) Kelompok besar
Yang dimaksud kelompok besar di sini adalah apabila peserta penyuluhan lebih dari 15 orang. Metode yang baik untuk kelompok besar adalah (1) Ceramah, yaitu metode yang baik untuk sasaran yang berpendidikan tinggi atau rendah, (2) Seminar yaitu metode yang baik untuk sasaran dengan pendidikan menengah keatas berupa presentasi dari satu atau beberapa ahli tentang topik yang menarik dan aktual.
2) Kelompok kecil
Jumlah sasaran yang kurang dari 15 orang, metode yang cocok untuk kelompok ini adalah: (1) Diskusi kelompok, kelompok bisa bebas berpartisipasi dalam diskusi sehingga formasi duduk peserta diatur saling berhadapan. (2) Curah pendapat (brain storming) merupakan modifikasi metode diskusi kelompok. Usulan atau komentar yang diberikan peserta terhadap tanggapan-tanggapannya, tidak dapat diberikan sebelum pendapat semuanya terkumpul. (3) Bola salju, kelompok dibagi dalam pasangan kemudian dilontarkan masalah atau pertanyaan untuk diskusi mencari kesimpulan. (4) Memainkan peran yaitu metode dengan anggota kelompok ditunjuk sebagai pemegang peran tertentu untuk memainkan peranan (5) Simulasi merupakan gabungan antara role play dan diskusi kelompok.

3. Metode pendidikan massa
Metode ini menyampaikan pesan-pesan kesehatan yang ditujukan untuk masyarakat umum (tidak membedakan umur, jenis kelamin, pekerjaan, status sosial ekonomi dan sebagainya). Pada umumnya pendekatan ini tidak langsung, biasanya menggunakan media massa, beberapa contoh metode ini antara lain:
1) Ceramah umum
Metode ini baik untuk sasaran yang berpendidikan tinggi maupun rendah, biasanya sering digunakan pada acara hari kesehatan nasional, pejabat berpidato dihadapan massa rakyat untuk menyampaikan pesan-pesan kesehatan.
2) Pidato atau diskusi melalui media elektronik.
3) Simulasi, dialog antara pasien dengan dokter/petugas kesehatan tentang suatu penyakit.
4) Artikel/tulisan yang terdapat dalam majalah atau koran tentang kesehatan.
5) Bill board yang dipasang di pinggir jalan, spanduk, poster dan sebagainya

Leave a Reply