Askep Lansia Dengan Penelantaran

Selamat datang di kelas E-Learning dengan bahan kajian ASKEP LANSIA DENGAN PENELANTARAN. Silahkan ikuti langkah berikut ini:

  1. Arahkan browser Anda kesini disini http://nevadaadrc.com/component/k2/item/744-elder-abuse-prevention-training-e-learning-path
  2. Register disini untuk membuat akun baru sesuai dengan nama lengkap dan email Anda http://nevadaadrc.com/component/users/?view=registration&Itemid=101

Password harus mengandung huruf besar kecil, angka dan tanda baca

  1. tunggu sampai ada pesan seperti ini masuk di inbox email Anda:
  2. Konfirmasi email aktivasi yang dikirim ke email Anda dengan klik link yang diberikan
  3. Silahkan login disini http://nevadaadrc.com/component/k2/item/744-elder-abuse-prevention-training-e-learning-path
  4. Masukkan username dan password yang telah Anda daftarkan.
  5. Silahkan kerjakan  PRETEST, INTRODUCTION, PART 1, PART 2 DAN FINAL EXAM.
  6. Anda diberikan kesempatan untuk mengulang ujian hingga 4x .
  7. Kirim sertifikat kelulusan Anda ke koordinator kelas, setelah terkumpul, koordinator kelas mengirimkan sertifikat SEMUA mahasiswa ke email saya di ferry-e@fkp.unair.ac.id . Sertifikat tampak seperti di bawah ini.
  8. Download sertifikat Anda disini    
  9. Deadline tugas adalah 19 September 2017. SELAMAT MENGERJAKAN!!!!

 

DPD RI akan Kembangkan Registered Nurse Dengan Filipina

sumber: http://m.liputan6.com/news/read/3057588/dpd-ri-akan-kembangkan-registered-nurse-dengan-filipina

DPD RI akan Kembangkan Registered Nurse Dengan Filipina

Liputan6.com, Jakarta Anggota Delegasi Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) mengunjungi Asosiasi Perawat Nasional (PNA) Filipina di Distrik Malate, Manila, 10/8/2017.

Filipina sangat terkenal dengan pendidikan keperawatan, dan perawat-perawat mereka diakui dan dihargai oleh dunia internasional”, kata dr. Delis Julkarson, anggota DPD RI dari Sulawesi Tengah yang hadir dalam pertemuan tersebut

Perawat laki-laki maupun perempuan di Filipina harus melewati pendidikan dengan kurikulum berbasis-kompetensi dan berorientasi komunitas selama 4 tahun.

“Indonesia dengan sumberdaya manusia muda dan berlimpah memerlukan pengalaman dan keahlian Filipina di bidang keperawatan,” kata Pendeta Carles Simaremare, anggota delegasi lainnya dari Provinsi Papua.

Menurut Statistik Kementerian Tenaga Kerja Amerika Serikat, negara itu memerlukan 1,2 juta tenaga keperawatan antara tahun 2014 hingga 2022 yang antara lain dipicu oleh pertumbuhan penduduk berusia tua.

Menurut Parlindungan Purba, anggota delegasi dan juga Ketua Komite II, hasil pertemuan dengan PNA akan disampaikan kepada Komite IIhbI DPD RI sebagai komite yang membidangi urusan pendidikan dan tenaga kerja.

Delegasi BKSP DPD RI yang dipimpin Prof. Dr. Dailami Firdaus (Jakarta) mengadakan kunjungan ke Filipina pada tanggal 8-10 Agustus 2017, guna bertemu para mitra di Senat, DPR Filipina, ADB dan Persatuan Perawat Filipina.

Turut serta Parlindungan Purba (Sumatera Utara), H. Abu Bakar Jamalia (Jambi), Ahmad Jajuli (Lampung), Dr. I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (Bali), dr. Delis Julkarson Hehi (Sulawesi Tengah), Adrianus Garu (NTT) dan Pendeta Carles Simaremare (Papua).

Caring-Learning-Sharing-Keperawatan-Perawat