Nurse Salaries For Different Nursing Fields

by: Robyn Knapp
Many new graduate nurses are readily offered jobs prior to graduation. The positions that they are offered are usually those with the title graduate nurse or GN. For the most part, new graduates are looking for employment near their home. Since the general nursing student is now in their early to late thirties, they have already established a secure family base. While jobs for graduate nurses are plentiful it helps to have some idea of how many jobs are actually offered throughout the United States. The wonderful fact of being a nurse is that they can work just about anywhere.

The following information should be helpful in getting some idea of the pay for different nursing fields. Hospital Nurse Recruiters will inform the new graduate nurse that obtaining a bachelor degree in nursing is favored. Many hospitals will offer some form of tuition reimbursement for those nurses who seek to obtain a BSN degree. Tuition reimbursement can go as high as one hundred percent to fifty percent. For nurses who work in hospitals, there is a world of opportunity to move into many different nursing specialties. As the nurse gains more experience in their field, their salary will also increase. The salaries listed below are not all inclusive, but merely present to the reader a general idea of the salary range that exists. The reader should keep in mind that each hospital will be unique in what type of salary is offered depending on the nurses qualifications and prior work experience.

Just as you might think, large cities like New York, Los Angeles, and Chicago hold the top spots for the number of nursing jobs available. The larger cities also have higher salaries and better benefits for their nurses. The tradeoff is longer hours and more stress in large city nursing jobs versus the small community jobs where hours are usually better and the number of patients to serve is lower.

The median expected salary for a typical Staff Nurse – RN in Detroit**, MI, is $65,817. This basic market pricing report was prepared using our Certified Compensation Professionals’ analysis of survey data collected from thousands of HR departments at employers of all sizes, industries and geographies.

Job Description

Staff Nurse – RN:

Evaluates, plans, implements, and documents nursing care for an assigned patient population. Assists physician during examinations and procedures. Performs various patient tests and administers medications within the scope of practice of the registered nurse. Promotes patient’s independence by establishing patient care goals and teaching patient and family to understand condition, medications, and self-care skills. Requires an associate’s degree and is certified as a registered nurse. Familiar with standard concepts, practices, and procedures within a particular field. Relies on experience and judgment to plan and accomplish goals. Performs a variety of tasks. A wide degree of creativity and latitude is expected. Typically reports to a manager or head of a unit/department.

Registered Nurse Salaries

Staff RNs working in the United States average a median base salary of $41,642. Half of all US RN’s are expected to earn between $38,792 and $44,869. Nearly 67% of nurses are employed in hospital inpatient and outpatient settings. 32% of all nurses are employed in medical offices and clinics, home healthcare agencies, nursing homes, temporary help agencies, academia, and government agencies.

Learn more about nursing education at The NET Study Guide.

Source: http://www.streetdirectory.com/travel_guide/14105/education/nurse_salaries_for_different_nursing_fields.html

APHA Public Health Fellowship

APHA announces the search for the APHA Public Health Fellowship in Government for 2009. APHA is looking for candidates with strong public health credentials who wish to spend one year in Washington, D.C. working in a congressional office on legislative and policy issues related to health, the environment or other critical public health issues.

The fellowship will begin in January 2009 and continue through December 2009. The fellowship is designed to provide a unique public policy learning experience, to demonstrate the value of science-government interaction, and to make practical contributions to enhancing public health science and practical knowledge in government.

Applications and additional information are available through the links below. The application, including CV and three letters of recommendation, are due to APHA by May 30, 2008. APHA leaders, former fellows and policy experts will review the applications and select the finalists. All candidates must be APHA members, have five years of experience in a public health position and a graduate degree in a public health discipline.
for further information please visits : www.apha.org

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DIABETES MELLITUS (KENCING MANIS)

DIAGNOSIS KEPERAWATAN PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DENGAN GANGREN
Adapun diagnosa keperawatan yang muncul pada pasien gangren kaki diabetik adalah sebagai berikut :
1.Gangguan perfusi jaringan berhubungan dengan melemahnya / menurunnya aliran darah ke daerah gangren akibat adanya obstruksi pembuluh darah.
Tujuan : mempertahankan sirkulasi perifer tetap normal.
Kriteria Hasil : – Denyut nadi perifer teraba kuat dan reguler
– Warna kulit sekitar luka tidak pucat/sianosis
– Kulit sekitar luka teraba hangat.
– Oedema tidak terjadi dan luka tidak bertambah parah.
– Sensorik dan motorik membaik
Rencana tindakan :
1. Ajarkan pasien untuk melakukan mobilisasi
Rasional : dengan mobilisasi meningkatkan sirkulasi darah.
2. Ajarkan tentang faktor-faktor yang dapat meningkatkan aliran darah :
Tinggikan kaki sedikit lebih rendah dari jantung ( posisi elevasi pada waktu istirahat ), hindari penyilangkan kaki, hindari balutan ketat, hindari penggunaan bantal, di belakang lutut dan sebagainya.
Rasional : meningkatkan melancarkan aliran darah balik sehingga tidak terjadi oedema.
3. Ajarkan tentang modifikasi faktor-faktor resiko berupa :
Hindari diet tinggi kolestrol, teknik relaksasi, menghentikan kebiasaan merokok, dan penggunaan obat vasokontriksi.
Rasional : kolestrol tinggi dapat mempercepat terjadinya arterosklerosis, merokok dapat menyebabkan terjadinya vasokontriksi pembuluh darah, relaksasi untuk mengurangi efek dari stres.
4. Kerja sama dengan tim kesehatan lain dalam pemberian vasodilator, pemeriksaan gula darah secara rutin dan terapi oksigen ( HBO ).
Rasional : pemberian vasodilator akan meningkatkan dilatasi pembuluh darah sehingga perfusi jaringan dapat diperbaiki, sedangkan pemeriksaan gula darah secara rutin dapat mengetahui perkembangan dan keadaan pasien, HBO untuk memperbaiki oksigenasi daerah ulkus/gangren.

2.Gangguan integritas jaringan berhubungan dengan adanya gangren pada ekstrimitas.
Tujuan : Tercapainya proses penyembuhan luka.
Kriteria hasil : 1.Berkurangnya oedema sekitar luka.
2. pus dan jaringan berkurang
3. Adanya jaringan granulasi.
4. Bau busuk luka berkurang.
Rencana tindakan :
1. Kaji luas dan keadaan luka serta proses penyembuhan.
Rasional : Pengkajian yang tepat terhadap luka dan proses penyembuhan akan membantu dalam menentukan tindakan selanjutnya.
2. Rawat luka dengan baik dan benar : membersihkan luka secara abseptik menggunakan larutan yang tidak iritatif, angkat sisa balutan yang menempel pada luka dan nekrotomi jaringan yang mati.
Rasional : merawat luka dengan teknik aseptik, dapat menjaga kontaminasi luka dan larutan yang iritatif akan merusak jaringan granulasi tyang timbul, sisa balutan jaringan nekrosis dapat menghambat proses granulasi.
3. Kolaborasi dengan dokter untuk pemberian insulin, pemeriksaan kultur pus pemeriksaan gula darah pemberian anti biotik.
Rasional : insulin akan menurunkan kadar gula darah, pemeriksaan kultur pus untuk mengetahui jenis kuman dan anti biotik yang tepat untuk pengobatan, pemeriksaan kadar gula darahuntuk mengetahui perkembangan penyakit.

3.Gangguan rasa nyaman ( nyeri ) berhubungan dengan iskemik jaringan.
Tujuan : rasa nyeri hilang/berkurang
Kriteria hasil : 1.Penderita secara verbal mengatakan nyeri berkurang/hilang .
2. Penderita dapat melakukan metode atau tindakan untuk mengatasi atau mengurangi nyeri .
3. Pergerakan penderita bertambah luas.
4. Tidak ada keringat dingin, tanda vital dalam batas normal.( S : 36 – 37,5 0C, N: 60 – 80 x /menit, T : 100 – 130 mmHg, RR : 18 – 20 x /menit ).
Rencana tindakan :
1.Kaji tingkat, frekuensi, dan reaksi nyeri yang dialami pasien.
Rasional : untuk mengetahui berapa berat nyeri yang dialami pasien.
2.Jelaskan pada pasien tentang sebab-sebab timbulnya nyeri.
Rasional : pemahaman pasien tentang penyebab nyeri yang terjadi akan mengurangi ketegangan pasien dan memudahkan pasien untuk diajak bekerjasama dalam melakukan tindakan.
3.Ciptakan lingkungan yang tenang.
Rasional : Rangasanga yang berlebihan dari lingkungan akan memperberat rasa nyeri.
4.Ajarkan teknik distraksi dan relaksasi.
Rasional : Teknik distraksi dan relaksasi dapat mengurangi rasa nyeri yang dirasakan pasien.
5.Atur posisi pasien senyaman mungkin sesuai keinginan pasien.
Rasional : Posisi yang nyaman akan membantu memberikan kesempatan pada otot untuk relaksasi seoptimal mungkin.
6.Lakukan massage dan kompres luka dengan BWC saat rawat luka.
Rasional : massage dapat meningkatkan vaskulerisasi dan pengeluaran pus sedangkan BWC sebagai desinfektan yang dapat memberikan rasa nyaman.
7.Kolaborasi dengan dokter untuk pemberian analgesik.
Rasional : Obat –obat analgesik dapat membantu mengurangi nyeri pasien.

4.Keterbatasan mobilitas fisik berhubungan dengan rasa nyeri pada luka.
5.Gangguan pemenuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan intake makanan yang kurang.
6.Potensial terjadinya penyebaran infeksi ( sepsis ) berhubungan dengan tingginya kadar gula darah.
7.Cemas berhubungan dengan kurangnya pengetahuan tentang penyakitnya.
8.Kurangnya pengetahuan tentang proses penyakit, diet, perawatan dan pengobatan berhubungan dengan kurangnya informasi.
9.Gangguan gambaran diri berhubungan dengan perubahan bentuk salah satu anggota tubuh.
10.Ganguan pola tidur berhubungan dengan rasa nyeri pada luka di kaki.

Caring-Learning-Sharing-Keperawatan-Perawat