Patient Satisfaction Rate Increasing (>60%) For Indonesian Nurses Performance in Japan

(Tokyo-Jepang) Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang Minggu (11/04) mengumumkan hasil survei yang dilakukan pada bulan Februari, yang menunjukkan 60 persen pasien di seluruh Jepang, merasa puas atas pelayanan yang diberikan oleh para calon perawat dari Indonesia.

Sampai saat ini, sebanyak 277 orang calon perawat dari Indonesia, yang datang ke Jepang sebagai bagian dari program Perjanjian Kemitraan Ekonomi Indonesia-Jepang (IJEPA), telah mengikuti program kerja magang di rumah sakit yang ada di seluruh Jepang, dengan gelombang pertama masuk ke ke Jepang, pada pertengahan tahun 2008.
Survei yang dilakukan Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan pada bulan Februari, diikuti oleh para pasien di 36 rumah sakit, yang menerima penempatan para calon perawat dari Indonesia.

Enam puluh tiga persen pasien menyatakan, kinerja para calon perawat dari Indonesia memuaskan, sementara 35 persen tidak memberikan keputusan, dan 2 persen menyatakan tidak memuaskan.

Mengenai kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Jepang, 41 persen responden menyatakan tidak ada masalah, 39 persen menyatakan saat berbicara dengan perlahan, komunikasi bukan masalah dan 19 persen menjawab, mereka dapat berkomunikasi dengan bahasa yang mudah dimengerti.

Para calon perawat Indonesia, berdasarkan ketentuan dalam EPA, harus mengikuti ujian negara untuk mendapatkan sertifikat perawat dalam tiga tahun, agar dapat terus bekerja di Jepang, namun bagi mereka yang datang dua tahun lalu, harus kembali ke Indonesia bila gagal lulus dalam ujian negara ketiga kalinya, pada bulan Februari 2011.

Rencananya, berdasarkan temuan dari survei, Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan, akan mempertimbangkan langkah-langkah untuk membantu para calon perawat dari Indonesia guna mempelajari bahasa Jepang. (YD/NN)

One thought on “Patient Satisfaction Rate Increasing (>60%) For Indonesian Nurses Performance in Japan”

Leave a Reply