PERAWATAN NYERI PADA PASIEN PASCA OPERASI HERNIOTOMI: STUDI KASUS

FIKUI, Jakarta – Nyeri pada pasien paska operasi merupakan nyeri akut yang belum banyak dimengerti dan tidak selalu dikelola dengan baik. Nyeri akibat operasi ini tidak hanya memiliki komponen sensori berhubungan dengan rusaknya jaringan, tetapi juga dipengaruhi oleh komponen psikososial dari pasien tersebut. Banyak pasien dan anggota tim kesehatan cenderung menganggap analgesik sebagai metoda yang penting dalam mengurangi rasa nyeri paska operasi.

Padahal banyak aktifitas keperawatan yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri dengan didasari pada teori pola dan gate control theory. Tulisan ini merupakan hasil studi kasus seorang pasien paska operasi herniotomi di sebuah Rumah Sakit rujukan nasional yang berlangsung selama 3 hari.

Penulis melakukan perawatan nyeri yang meliputi pendidikan kesehatan kepada pasien tentang rasa nyeri dan cara mengatasinya pada pasien lain; dan membantu pasien memadukan pengalaman yang sangat menyakitkan dengan nyeri yang dialami saat ini. Pada evaluasi didapatkan hasil yang positif dimana aktifitas untuk mangatasi nyeri dapat berhasil yang ditunjang oleh data antara lain: pasien mengatakan nyeri berkurang, pasien kelihatan lebih tenang dalam menghadapiu rasa nyerinya, ekspresi wajah tidak menunjukkan nyeri, dan pasien termotivasi melakukan aktifitas penurunan nyeri.

Kata kunci: nyeri akut, paska operasi, distraksi, relaksasi, imaginasi

Post operative pain is classified as an acute pain, which sametimes has not been managed and understood well. Pain which is coused by surgery, has sensory component related to the destruction of the tissue and also influenced by psychosocial components of the patient. Most patient and health workers have a tendency to use analgetic medication as the most relevant method to reduce pain.

However, there are many activities could be used to relieve or reduce pain based on pattern theory and gate control theory. This paper was based on one case study of a patient undergone herniotomy who experienced post operative pain. During the study, as his nurse, the writer provided nursing interventions to reduce his pain during his three days hospitalization. It included distraction and relaxation techniques, quided imagery, and also health education.

This study has positive result which derived from the evaluation phase in which the patient was more relax during his pain, no pain seen on his expression, the pain score reduced, and he had strong motivation to condust pain reduction activities.

Key words: acute pain, post operation, distraction, relaxation, imagery

(JKI Volume 4, No. 2, September 2000)
writer : Tuti Nuraini, Enie Novieastari (taken from www.fik.ui.ac.id)

Leave a Reply